Kamis, 12 September 2024

Pemahaman "Penyunat-penyunat" dalam filipi 3:2

 

 

BAB I

 

PENDAHULUAN

 

 

Latar Belakang Masalah

 

        Surat Paulus kepada Jemaat di Filipi (disingkat Surat Filipi) adalah salah satu kitab dalam Alkitab Kristen bagian Perjanjian Baru yang merupakan surat kiriman Rasul Paulus untuk jemaat Kristen yang ada di kota Filipi. Surat ini dikelompokkan sebagai surat-surat dari penjara bersama-sama dengan surat Paulus kepada jemaat di Efesus, Kolose, dan Filemon.  Bagian pengantarnya menyebutkan bahwa Paulus dibantu oleh rekan sekerjanya yaitu Timotius dalam pengiriman surat kepada jemaat Filipi.  [1]

        Filipi (Yunani: Φίλιπποι - PHILIPPOI, harf: pecinta kuda) adalah kota di timur laut Yunani yang diberi nama menurut Filipus II dari Makedonia. Kota ini dikukuhkan kembali oleh Markus Antonius sebagai perkampungan veteran tentara Roma yang berjaya (41 sM), dan diperluas dengan perkampungan tambahan pada 31 sM den dikelola sebagai kotapraja Romawi.[2]

        Apakah kauingat kota Filipi dan Efesus dalam Cerita 110? Paulus membantu mendirikan sidang Kristen di kota-kota itu. Sekarang, pada waktu di penjara, Paulus menulis surat kepada orang-orang Kristen di sana. Surat-surat itu ada dalam Alkitab, dan disebut dengan nama Efesus dan Filipi. Kini Paulus mengatakan kepada Timotius apa yang akan ditulis kepada rekan-rekan Kristen .[3]

        Lima ciri utama menandai surat ini. Sifatnya sangat pribadi dan penuh kasih sayang, serta mencerminkan hubungan akrab Paulus dan orang percaya di Filipi.  Sangat memusatkan perhatian kepada Kristus, serta mencerminkan hubungan dekat Paulus dengan Kristus. Memberikan salah satu pernyataan yang paling mendalam mengenai Kristologi dalam Alkitab.  Merupakan terutama suatu "surat sukacita" PB. Menyajikan standar kehidupan Kristen yang sangat kuat, termasuk hidup dengan rendah hati dan sebagai seorang hamba, berusaha dengan sungguh-sungguh untuk mencapai tujuan, bersukacita selalu di dalam Tuhan, mengalami kebebasan dari kecemasan, merasa senang dalam segala keadaan, dan melakukan segala hal karena kasih karunia Kristus yang memberi kekuatan.[4]

        Kemudian timbul sebuah permasalahan yang dihadapi penulis, mengenai Filipi 3:2, ayat itu berbunyi “hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu. “ Yang menjadi ketertarikan penulis adalah pada kata “penyunat-penyunat” yang maknanya tidak dapat dimengerti secara langsung. Apabila dicari dalam kamus besar bahasa Indonesia maka kata “penyunatpenyunat” tidak dapat ditemukan.[5] Kemungkinan ini adalah sebuah kata yang merupakan frasa  yang merupakan bagian

kalimat yang terbentuk dari dua kata atau lebih yang hanya menduduki satu fungsi atau jabatan.[6]

Identifikasi Masalah

        Berdasarkan latar belakang masalah yang diuraikan di atas, maka penulis mengidentifikasi beberapa permasalahan yaitu:

1.     Apa makna kata “Penyunat-penyunat” dalam Filipi 3:2?

2.     Apakah makna Teologi kata “Penyunat-penyunat” dalam Filipi 3:2?

3.     Apakah aplikasi yang dapat diambil dari kata “Penyunat-penyunat” dalam Filipi 3:2?

Tujuan Penelitian

        Dalam penulisan makalah ini, penulis mempunyai beberapa tujuan yang ingin didapatkan dari penelitian ini.

1.     Mencari tahu makna kata “Penyunat-penyunat” dalam Filipi 3:2.

2.     Mencari tahu makna Teologi kata “Penyunat-penyunat” dalam Filipi 3:2.

3.     Mencari tahu aplikasi yang dapat diambil dari kata “Penyunat-penyunat” dalam Filipi 3:2.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Kata “Penyunat-penyunat” Dalam Bahasa Yunani

        Dalam bahasa Yunani, ayat Filipi 3:2 adalah “Βλέπετε τοὺς κύνας, βλέπετε τοὺς κακοὺς ἐργάτας, βλέπετε τὴν κατατομήν” apabila dibaca dalam latin, “Blepete tous kunas, blepete tous kakous ergatas, blepete tēn katatomēn.” Dan dalam bahasa aslinya “Penyunat-penyunat adalah “katatomēn“ yang di terjemahkan oleh Alkitab Terjemahan baru sebagai “penyunat-penyunat.” Apabila kata “katatomēn” diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah: “The False Circumcision.” Demikian adalah terjemahan dari kata “katatomēn” yang hanya memiliki satu arti dalam bahasa Inggris yaitu “The False Circumcision” atau apabila diterjemahkan ke dalam

bahasa Indonesia adalah “Sunat Palsu.”

Terjemahan Alkitab lain

        Seperti ayat lainnya, ayat Filipi 3:2 tentunya memiliki banyak terjemahan yang dapat menolong penulis, dalam mendapatkan tujuan dari penulisan makalah, diantaranya:

1.     New International Version “Watch out for those dogs, those evildoers, those mutilators of the flesh.”

2.     New Living Translation “Watch out for those dogs, those people who do evil, those mutilators who say you must be circumcised to be saved.”

3.     English Standard Version “Look out for the dogs, look out for the evildoers, look out for those who mutilate the flesh.”

4.     King James Bible “Beware of dogs, beware of evil workers, beware of the concision.”

5.     International Standard Version “Beware of the dogs! Beware of the evil workers! Beware of the mutilators!

6.     Aramaic Bible in Plain English “Beware of dogs; beware of evildoers; beware of the circumcisers.”

7.     GOD'S WORD® Translation “Beware of dogs! Beware of those who do evil things. Beware of those who insist on circumcision.”

8.     Weymouth New Testament “Beware of 'the dogs,' the bad workmen, the self-mutilators.”

9.     Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari “Berhati-hatilah terhadap orang-orang yang melakukan hal-hal yang jahat, orang-orang yang pantas disebut 'anjing'. Mereka mendesak supaya orang-orang disunat.”

10.  Alkitab Bahasa Toba “Bereng hamu angka biang; bereng hamu angka pangula na jahat; bereng hamu parsunaton na torbang!”

        Di atas adalah beberapa terjemahan Alkitab yang sengaja diambil untuk mewakili terjemahan lain yang sama. Diantaranya menggunakan kata “mutilators of the flesh” yang artinya “penyunat daging”, “to be saved mutilators who say you must be circumcised” yang artinya “penyunat yang mengatakan harus disunat untuk selamat “, “mutilate the flesh” yang artinya “sunat daging”, “concision” yang artinya “amputasi’, “the mutilators” yang artinya “penyunat”, “the circumcisers” yang artinya penyunatan, “circumcision” yang artinya penyunatan, “the self-mutilators” yang artinya “penyunat diri”[7],  “mendesak supaya orang-orang

disunat”, “parsunaton na torbang” yang artinya “persunatan yang berlebihan.”[8]

Kata “katatomēn“ dalam Ayat Lain

        Penulis mencari kata “katatomēn“ dalam ayat lain juga, agar supaya mendapatkan perbandingan dari ayat-ayat yang ditemukan. Tetapi hasilnya tidak ditemukan penggunaan kata  katatomēn“ dalam ayat lain dalam kitab perjanjian baru lainnya. Dengan kata lain hanya Filipi

yang menggunakan dan ditulis “katatomēn“ dalam bukunya.

Fungsi Sunat dalam Budaya

Orang Yahudi dan dalam Kesehatan

        Tentunya sunat ada bukan karena sembarang ada, pasti ada asal usul mengapa ada istilah sunat sampai saat ini, mengenai siapa yang memulai dan berfungsi untuk apa dalam kehidupan sehari-hari.

Fungsi Sunat dalam Budaya Orang Yahudi

        Sunat sangat penting untuk Yahudi, dengan lebih dari 90% penganut sudah disunat sebagai kewajiban agama. Dasar dari kewajiban ini ditemukan di dalam Taurat, dalam Kejadian pasal 17, di mana perjanjian sunat dibuat untuk Abraham dan keturunannya. Sunat Yahudi adalah bagian dari ritual brit milah, yang dilakukan oleh pesunat spesialis (seorang mohel) pada hari kedelapan dari kehidupan anak laki-laki yang baru lahir (dengan pengecualian tertentu seperti sakit). Konversi ke Yahudi juga harus disunat, mereka yang sudah disunat menjalani .

ritual sunat secara simbolis.[9]

Fungsi Sunat bagi Kesehatan

        Untuk menjaga kebersihan. Dengan sunat, akan membuat pria lebih mudah membersihkan penisnya. Sunat dapat menghindari penumpukan kotoran. Sebab setelah kencing, biasanya masih ada tersisa di kulit (kulup penis) yang akhirnya dapat menyebabkan iritasi kronis. Untuk menghindari kanker prostat. Penelitian di Universiy of Quebec’s INRS-Institut Armand-Frappier di Montreal, Kanada menyebutkan bahwa sunat akan mengurangi risiko terinfeksi penyakit kelamin menular yang menjadi salah satu penyebab kanker prostat. Untuk menghindari HIV. Pria yang sudah dikhitan memiliki risiko rendah untuk terkena penyakit menular seksual, salah satunya adalah HIV. Menurut penelitian Dr. Lance Price dan rekan-rekannya dari George Washington University, AS, sunat dapat mengurangi resiko terinfeksi HIV hingga 50 persen. Untuk menghindari infeksi ginjal & kandung kemih. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Brian Morris, profesor ilmu kedokteran molekular dari Sydney Medical School, University of Sydney, disebutkan bahwa anak laki-laki yang tidak dikhitan sepuluh kali lebih rentan terserang infeksi ginjal, kandung kemih, dan uretra daripada bocah yang dikhitan. Sebagai penyumbang Bakteri Baik. Menurut penelitian yang dilakukan oleh ilmuwan dari Indiana University, populasi

bakteri baik secara signifikan dipengaruhi oleh sunat. [10]

 

Komentar Beberapa Pihak

Ellicot’s Commentary

        Dengan kat-kata yang keras Santo Paulus menyatakan penolakannya untuk membanggakan sunat, di mana Yahudi membanggakan diri. untuk "kami," katanya, "adalah sunat yang benar," Israel sejati dari perjanjian baru. Dalam Efesus 2:11 ia menyatakannya sebagai "yang disebut sunat dalam daging yang dibuat oleh tangan manusia." Di sini ia berbicara lebih keras, dan menyebutnya sebagai "amputasi," karena merupakan “materai” atau lambang(Roma 4:11). Ada serangan yang masih lebih mengejutkan kepada orang yang bersikeras untuk “sunat” dalam

Galatia 5:12, agar setiap orang yang memaksakan sunat agar dikebirikan saja.[11]

Mathew Henry Concise Commentary

        Waspadalah terhadap amputasi tersebut; oleh kiasan elegan untuk nama sunat,  ritual yang orang Yahudi lakukan untuk membanggakannya, juga beberapa guru palsu Kristen. Setelah waktu reformasi, mendesak untuk dilakukan karena diperlukan bagi keselamatan, dan memaksa itu dari orang lain, Kisah 15: 1, Galatia 5: 2,4 Galatia 6:12.  Di sini Paulus, di sarkasme suci menyatakan bahwa sama sekali membuat penyunatan hanya dari kulit, dikutuk oleh Allah sebagai kafir, Imamat 19:28, 21: 5, di mana LXX menggunakan preposisi yang sama dalam kata majemuk. Rasul Paulus  di sini menghina hal yang kini tidak membawa keuntungan apa-apa, tidak ada kekudusan, tidak ada kehormatan untuk setiap orang Kristen apabila hanya disunat kulitnya saja.[12]

 

Pulpit Commentary

        Amputasi (κατατομή, cutting, mutilasi); kata untuk menghina "sunat" (περιτομή). Bandingkan penggunaan menghina Yahudi Isbosheth, pria malu, untuk Eshbaal, pria Baal, dll sunat mereka tidak lebih baik dari “memotong kulit”. Amati paronomasia(kata yang terdengar sama tetapi maknanya berbeda)[13], kombinasi kata-kata, yang umum di surat-surat St. Paulus.

Winer memberikan banyak contoh di sekte.[14]

Sunat Rohani

        Paulus memberikan pandangan yang berbeda dibandingkan apa yang dipikirkan oleh orang yahudi yang menganggap sunat itu harus dilakukan secara fisik, mengingat yang dilakukan oleh Abraham. Dalam kitab Filipi 3:3 “Karena kitalah orang-orang bersunat,   yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus  dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.” Kolose 2:11 “Dalam Dia kamu telah disunat,   bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa.”[15] Dengan kata lain, sunat yang dimaksud oleh Paulus adalah bukan hanya sekedar sunat

lahiriah atau fisik, melainkan kerohanian yang menanggalkan dosa.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

Terjemahan dan Komentar yang Diikuti

       Dari 10 terjemahan yang telah didapatkan penulis mengikuti terjemahan dari: New Living Translation “Watch out for those dogs, those people who do evil, those mutilators who say you must be circumcised to be saved.” Yang menggunakan kata “mutilators who say you must be circumcised to be saved” atau didalam bahasa Indonesia “Orang yang memaksakan sunat agar selamat.” Sunat bukanlah hanya sekedar sunat yang memotong kulit khatan seorang pria, bukan hanya sebagai bentuk fisik yang diwariskan tanpa mengetahui maknanya, karena apabila hanya sekedar sunat, maka artinya tidak lebih dari sekedar memotong kulit.  Setiap orang harus waspada kepada anggapan bahwa setiap orang harus disunat untuk mendapatkan keselamatan, yang artinya bahwa tidak disunat maka tidak akan selamat. Paulus mencba untuk

menegur orang-orang yang beranggapan seperti itu.

Pandangan Penulis

        Kata “Penyunat-penyunat Palsu” dapat diganti menjadi “Orang yang memaksakan sunat agar selamat.” Yang berarti bahwa orang-orang Yahudi yang membanggakan diri sebagai keturunan Abraham yang lahiriah. Yang membanggakan sunat sebagai tanda perjanjian Allah kepada nenek moyang mereka dan memastikan keselamatan mereka. Yang menganggap bahwa untuk mendapatkan keselamatan harus melakukan sunat lahiriah, dan orang yang tidak disunat maka tidak akan selamat. Dalam arti kata lain, mereka menganggap diri mereka paling benar.

Padahal keselamatan itu adalah karunia Allah bagi umat manusia.

Makna Teologi dari Kata “Penyunat-Penyunat”

        Filipi 3:2 yang menggunakan kata sunat dalam ayatnya memiliki hubungan dengan Filipi 3:3 “Karena kitalah orang-orang bersunat,  yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus  dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.” Kolose 2:11 “Dalam Dia kamu telah disunat,   bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa.”  Dengan kata lain, sunat yang dimaksud oleh Paulus adalah bukan hanya sekedar sunat lahiriah atau fisik, melainkan kerohanian yang menanggalkan dosa. Maka makna Teologi yang ada dalam ayat ini adalah, Kristus akan “menyunat” kita dalam arti kata, Kristus yang adalah Tuhan yang akan membersihkan kita dan

memotong tubuh berdosa kita.

Aplikasi dari kata “Penyunat-penyunat Palsu”

        Umat-umat Kristen memang bukanlah keturunan Abraham secara lahiriah , bukan keturunan Yakub dan bahkan bukan orang Israel. Dimana Tuhan telah bersumpah kepada Abraham untuk memeberikan berkat melalui keturunanya menyatakan keselamatan melalui keturunanya. Dengan simbol “sunat” yang harus dilakukan oleh keturunannya sebagai bukti bahwa dia adalah keturuna Abraham. Tetapi umat-umat Kristen dapat melakukan “sunat rohani” yang meninggalkan “tubuh berdosa” atau melepaskan dosa-dosa mereka, sehingga Kristus akan melayakkan mereka melalui karakter mereka yang bersedia membuang dosa mereka, meskipun merasakan sakit, layaknya sunat.

 

 



        [1]Wikimedia, “Surat Paulus kepada Jemaat di Filipi”, Wikipedia: [Journal on-line]; available from   https://id.wikipedia.org/wiki/Surat_Paulus_kepada_Jemaat_di_Filipi; Internet; accessed 30 September 2015.

 

        [2]Inventia, “Filipi”,Sarapan pagi Biblika: [Journal on-line]; available from http://www.sarapanpagi.org/filipi-vt7257.html; Internet; accessed 30 September 2015.

 

        [3]Jehovah’s Witnesses,”Paulus di Roma”, JW.ORG : [Journal on-line]; available from   https://login.unai.edu/login?dst=http%3A%2F%2Fwww.jw.org%; Internet ; accessed 20 Oktober 2015.

 

        [4]Yayasan Lembaga Sabda, ”Filipi” Alkitab Sabda, : [Journal on-line]; available from   http://alkitab.sabda.org/commentary.php?book=50&chapter=2&verse=12; Internet ; accessed 20 Oktober 2015.

 

        [5]Ebta Setiawan, “Kamus Besar Bahasa Indonesia” , KBBI, : [Journal on-line]; available from   http://kbbi.web.id/; Internet ; accessed 20 Oktober 2015.

       

        [6]Khiki Hapsa, “Frasa dan Macamnya”, KhikihapsaBlogspot: [Journal on-line]; available from http://khikihapsha.blogspot.co.id/; Internet ; accessed 29 Oktober 2015.

        [7]Google, “Terjemahan”, Google Translate: [Journal on-line]; available from https://translate.google.com/; Internet ; accessed 18 November 2015.

 

        [8]Arthur MS, “Kamus Bahasa Daerah Indonesia”, Kamus Daerah: [Journal on-line]; available from http://www.kamusdaerah.com/?bhs=b&bhs2=a&q=parsunaton+na+torbang+; Internet ; accessed 18 November 2015.

 

        [9]Wikimedia, “Sunat”, Wikipedia: [Journal on-line]; available from https://id.wikipedia.org/wiki/Sunat#Yahudi; Internet ; accessed 18 November 2015.

 

        [10]Angelina Windy, “5 Manfaat Sunat Untuk Kesehatan Pria”, InfoKecantikan.Com: [Journal on-line]; available from http://info-kecantikan.com/tips-kesehatan/tips-kesehatan-umum/5-manfaat-sunat-untuk-kesehatan-pria/; Internet ; accessed 18 November 2015.

        [11]Charles J. Ellicot’s, Ellicots Commentary (United Kingdom: Cassel Publisher, 1987), 230.

       

        [12]Biblo.com, “Philipians 3:2”, Bible Hub; [Journal on-line]; available http://biblehub.com/commentaries/philippians/3-2.htm; accessed 18 November 2015.

        [13]Abidayah Alamin, “Tugas Bahasa Indonesia”, AbidayahAlaminBlogspot: [Journal on-line] available from http://abidayah.blogspot.co.id/2010/08/macam-macam-majas.html; Internet; accessed 18 November 2015.

 

        [14]Spence and Joseph S. Exell, The Pulpit Commentary (Newyork: H.D. M Funk and Wagnalis Company, 1995), 89.

 

        [15]Yayasan Lembaga Sabda, “Sunat”, Alkitab Sabda: [Journal on-line] available from http://alkitab.sabda.org/dictionary.php?word=sunat; Internet; accessed 18 November 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WAHYU 11:3,4

makalah kejadian 4:5 Pemahaman Tuhan mengindahkan Persembahan Habel dan tidak mengindahkan persembahan Kain

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang masalah      Dalam   kejadian 1:1-31; 2:1-20 Tuhan menciptakan Bumi dengan keadaan ...