Kamis, 12 September 2024

Pemahaman kata "membangkitkan" dalam Hakim-hakim 2:16

 BAB I

 

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

 

     Kitab Hakim-hakim adalah satu kitab di dalam Kitab Perjanjian Lama. Hakim-hakim dalam bahasa Ibrani, sopetim dan dalam bahasa Yunani kritai.  Istilah ini dipakai di dalam septuaginta.  Di dalam bahasa Latin kitab ini disebut Judicum.[1]

     Kitab Hakim-Hakim menjadi mata rantai utama sejarah di antara zaman Yosua dengan zaman raja-raja Israel.  Periode para hakim mulai dari sekitar tahun 1375 sampai 1050 SM, ketika Israel masih merupakan perserikatan suku-suku.[2]

     Kitab yang ditulis mengenai dengan setia Tuhan telah menggenapi, janji janji yang telah diadakan dengan Israel; Yosua telah menghancurkan kekuasaan bangsa Kanaan, dan telah membagikan negeri itu kepada suku suku bangsa.[3]

Dan di dalamnya pula tertulis kisah tragis dimana Yahweh tidak dihargai oleh umatNya selama bertahun-tahun dan berabad-abad. Hakim-Hakim merupakan perbandingan yang berbalikan dengan kitab Yosua dimana tercatatat berkat yang dicurahkan Allah kepada Israel atas ketaatan mereka dalam menaklukkan tanah itu.[4]

Kemudian timbul sebuah permasalahan yang dihadapi penulis, mengenai Hakim-hakim 2:16, ayat itu berbunyi “maka Tuhan membangkitkan Hakim-hakim yang menyelamatkan mereka dari tangan Perampok itu” yang menjadi ketertarikan penulis adalah pada kata membangkitkan, yang

maknanya adalah “menghidupkan orang mati”[5]

Identifikasi Masalah

 

     Berdasarkan latar belakang masalah yang di uraikan diatas, maka penulis mengindentifikasi beberapa permasalahan yaitu:

1. Apa makna kata “membangkitkan” dalam Hakim-hakim 2:16?

2. Bagaimana hubungan makna kata “membangkitkan” dalam Hakim-hakim 2:16 dengan kata “membangkitkan” yang bermakna membangunkan orang yang sudah mati?

3.  Apakah ada aplikasi yang dapat diambil dari kata

 

“membangkitkan”?

Tujuan Penelitian

 

Dalam penulisan makalah ini, penulis mempunyai beberapa tujuan yang ingin didapatkan dari penelitian ini.

1. Mencari tahu makna kata “membangkitkan” dalam Hakim-hakim 2:16?

2. Mencari tahu hubungan makna kata “membangkitkan” dalam Hakim-hakim 2:16 dengan kata “membangkitkan” yang bermakna membangunkan orang yang sudah mati?

3. Mencari tahu aplikasi yang dapat diambil dari kata 

“membangkitkan”?

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

 

TINJAUAN PUSTAKA

Kata “Membangkitkan” dalam Bahasa Ibrani

    

Dalam bahasa Ibrani, ayat dalam Hakim-hakim 2:16 adalah “wayyāqem Yahweh; šōp̄əṭîm, wayyōwōšî‘ūm mîyaḏ šōsêhem.” Dalam bahasa aslinya kata “membangkitkan” adalah “wayyāqem.” Dan Kata “wayyāqem” memiliki kata dasar “qum.”

Kata “qum” apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris adalah: accomplished, accuses, arise, assailants, assume, avail, brighter, build, carried, carry, caused, confirm, deeded over, dim, endure, enemies, erect, erected, establish, fulfill, get, go ahead, got, grown, lift, make it good, obliging, observed, opponent, pass, posted, prepared, raise, remained, restore, rise, set, spent, stand, station, stirred, strengthen, succeed, taken.

     Demikian adalah terjemahan dari kata “qum” yang memiliki banyak pengertian dalam bahasa Inggris, tetapi bagaimana dalam terjemahan Alkitab yang lain, yang

memiliki kata dalam bahasa Inggris.

 

 

Terjemahan Alkitab Lain

     Seperti ayat-ayat lainnya, ayat Hakim-hakim 2:16 tentunya memiliki banyak terjemahan, yang dapat menolong penulis, dalam mendapatkan tujuan dari penulisan makalah, diantaranya:

Then the LORD raised up judges, who saved them out of the hands of these raiders. (New International Version)

Then the LORD raised up judges to rescue the Israelites from their attackers. (New Living Translation)

Then the LORD raised up judges, who saved them out of the hand of those who plundered them. (English Standard Version)

Then the LORD raised up judges who delivered them from the hands of those who plundered them. (New American Standard Bible)

Nevertheless the LORD raised up judges, which delivered them out of the hand of those that spoiled them. (King James Bible)

The LORD raised up judges, who saved them from the power of their marauders. (Holman Christian Standard Bible)

Then the LORD raised up leaders, who delivered Israel from domination by their marauders. (International Standard Version).

Nevertheless, the LORD raised up judges who delivered them out of the hand of those that spoiled them.( Jubilee Bible 2000).

And Jehovah raiseth up judges, and they save them from the hand of their spoilers.( Young's Literal Translation)

Then the LORD would send judges to rescue them from those who robbed them. (GOD'S WORD Translation).

Dari kebanyakan terjemahan, menyatakan kata membangkitkan dengan kata “raised up” dan diterjemahkan kembali ke dalam bahasa Indonesia adalah “membangkitkan”[6]. Sedangkan dalam  GOD'S WORD Translation” menyatakan kata membangkitkan dengan kata “send” yang jika diterjemahkan kembali dalam bahasa Indonesia dengan kata “mengirim” atau “mengutus”, terdapat perbedaan antara kata-kata tersebut, sehingga Penulis perlu mendapatkan pengertian

dari sumber yang lain juga.

Pengggunaan Kata “Wayyaqem” Pada ayat Lain

     Kata “wayaqem” tidak hanya digunakan dalam Hakim-hakim 2:16 saja, tetapi digunakan pula pada ayat yang lain. Apabila di dalam Hakim-hakim 2:16 kata “wayyaqem” diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan kata “membangkitkan”, maka penulis akan memberikan keterangan

dari ayat yang lain tentang penggunaan kata “wayyaqem.”

Diterjemahkan “Mendirikan Kemah”

Musa mendirikan Kemah Suci itu, dipasangnyalah alas-alasnya, ditaruhnya papan-papannya, dipasangnya kayu-kayu

lintangnya dan didirikannya tiang-tiangnya.(Keluaran

40:18).

Diterjemahkan “Menepati Janji”

Jadi TUHAN telah menepati janji yang telah diucapkan-Nya; aku telah bangkit menggantikan Daud, ayahku, dan telah duduk di atas takhta kerajaan Israel, seperti yang difirmankan TUHAN: aku telah mendirikan rumah ini untuk nama TUHAN, Allah Israel.(1 Raja-raja

8:20).

Diterjemahkan “Membangkitkan Seorang Lawan”

Kemudian TUHAN membangkitkan seorang lawan Salomo, yakni Hadad, orang Edom; ia dari keturunan raja Edom. (1

Raja-raja 11:14).

Diterjemahkan “Menempatkankan Kaki”

Ia mengangkat aku dari lobang kebinasaan, dari lumpur rawa; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu,

menetapkan langkahku.( Mazmur 40:2).

 

 

Diterjemahkan “Ditetapkan-Nya Peringatan”

Telah ditetapkan-Nya peringatan di Yakub dan hukum Taurat diberi-Nya di Israel; nenek moyang kita diperintahkan-Nya untuk memperkenalkannya kepada anak-

anak mereka,( Mazmur 78:5).

Diterjemahkan “Bangkit dari Kematian”

Mereka sudah mati, tidak akan hidup pula, sudah menjadi arwah, tidak akan bangkit pula; sesungguhnya, Engkau telah menghukum dan memunahkan mereka, dan

meniadakan segala ingatan kepada mereka.(Yesaya 26:14).

     Dari ayat-ayat di atas, kata “qum” diterjemahkan dengan beberapa arti: “Mendirikan” yang digunakan kepada benda mati, “Menepati” yang digunakan kepada benda, “Membangkitkan” yang digunakan kepada benda hidup, “Menempatkan” yang digunakan kepada benda mati, “Ditetapkan-Nya” yang digunakan kepada benda mati,

“Bangkit” yang digunakan kepada benda mati.

Kata “Membangkitkan”

yang Bukan Terjemahan kata “Qum”

Tetapi Ia bersifat penyayang, Ia mengampuni kesalahan mereka dan tidak memusnahkan mereka; banyak kali Ia menahan murka-Nya dan tidak membangkitkan segenap amarah-Nya.(Mazmur 78:38). Menggunakan kata “Yair”.

Biarlah ia disumpahi oleh para pengutuk hari, oleh mereka yang pandai membangkitkan marah Lewiatan.(Ayub 3:8). Menggunakan kata “Orer”.

Mereka membangkitkan cemburu-Nya dengan allah asing, mereka menimbulkan sakit hati-Nya dengan dewa kekejian.

(Ulangan 32:16). Menggunakan kata “Yaqniuhu”.

Komentar dari Beberapa Pihak

Seventh day Adventist Bible Commentary

     Pengalaman membuat nama mereka identik dengan pengiriman. Mereka Penguasa atau Pemimpin yang Tuhan panggil untuk menghadapi situasi khusus. Setelah masa hukuman Allah akan memberikan kepada Israel dengan lapis orang yang dipilih dengan kekuatan dan kepemimpinan yang memadai untuk mengusir para penindas. Kemudian pengalaman akan mengungkapkan apakah mereka telah belajar pelajaran dari konsekuensi kemurtadan mereka[7]. Terjemahan Google Translate.

The Pulpit Commentary

Membangkitkan Hakim-hakim- Maka nama buku ini, yang mengucapkan nama dari orang-orang yang dibangkitkan Allah untuk membebaskan mereka dari tangan musuh mereka. Para hakim adalah, seperti diketahui identik dengan Hakim Kartago . Menandai kekayaan rahmat

Allah.[8] Terjemahan Google Translate.

Barnes Note on The Old and New Testaments

Ini adalah pengenalan pertama dari Hakim istilah,

yang memberikan nama buku.[9] Terjemahan Google Translate.

The Biblical Illustrator

Orang-orang ini, beberapa pekerjaan ajaib dari Roh Kudus yang luar biasa diwujudkan, tidak dipilih manusia, , dengan kekuatan agung: dengan tanggung jawab yang didefinisikan dengan hati-hati; atau seperti diktator Roma, yang dipilih untuk menjalankan kekuasaan yang tidak terkendali.  Mereka tidak dipilih oleh rakyat sama sekali. Mereka diutus melalui penglihatan, yang dalam beberapa kasus dikonfirmasi oleh tanda-tanda lahiriah ajaib untuk bertindak atas nama-Nya yang besar. [10] Terjemahan Google

Translate.

Beberapa ahli di atas memberi komentar, bahwa hakim yang yang “dibangkitkan” oleh Tuhan adalah pihak yang menjadi terangkat, seseorang yang ditetapkan Tuhan, memiliki kekuasaan atas bangsa Israel, menjadi Pemimpin dan Pelindung mereka.

 

 

 

 

BAB III

KESIMPULAN

Terjemahan dan Komentar

yang Diikuti

     Dari 10 terjemahan yang telah dibuat, penulis tidak mengikuti terjemahan yang ada.  Dan dari komentar-komentar para ahli, penulis mendapatkan pengertian bahwa kata “membangkitkan” yang digunakan dalam Hakim-hakim 2:16 memberi pengertian mengangkat seseorang kepada pangkat yang lebih tinggi, dari rakyat menjadi seorang Pemimpin yang berkuasa untuk melindungi rakyatnya. Selain daripada mengangkatnya, Hakim-hakim adalah sebuah alat bagi Tuhan yang dimunculkan untuk menyelamatkan mereka.  Mereka bukan dibangkitkan atau dipilih oleh manusia, tetapi dipilih oleh Tuhan.  Seperti yang dikatakan oleh para ahli, mereka diberikan oleh Tuhan, sebuah kekuatan

yang ajaib, seperti contohnya Simson dan Gideon.

Pandangan Penulis

     Dari terjemahan dan komentar para ahli yang telah didapatkan, penulis memberikan pendapat secara pribadi. Mengenai kata “membangkitkan”, penulis memilih menggunakan kata lain dengan kata “Mengutus”, supaya membedakan dengan kata yang digunakan untuk mengembalikan nyawa orang yang sudah mati. Meskipun dalam kata aslinya kata yang digunakan adalah sama, tetapi apabila dimaknai dalam bahasa Indonesia akan lebih tepat menggunakan kata “mengutus” sehingga ayat itu menjadi “Maka Tuhan mengutus Hakim-hakim yang menyelamatkan mereka dari tangan

perampok itu.”

Aplikasi dari kata “membangkitkan”

     Dari komentar-komentar para ahli, penulis mendapatkan makna rahani yang dapat menjadi aplikasi bagi para pembaca. Bahwa, Hakim-hakim bukanlah orang biasa, nereka berbeda dari rakyat biasa. Mereka memiliki otoritas, kuasa, kekuatan, dan kemuliaan yang berasal dari Tuhan sendiri. Sehingga dengan demikian, mereka tidak boleh dianggap remeh dan enteng, mereka harus dihormati. Karena mereka adalah umat Allah yang telah “dibangkitkan” dan “diutus”.

 



[1]Wikimedia, “Hakim-hakim”, Wikipedia (2015): 1[Journal on-line]; available from 

http://id.wikipedia.org/wiki/Kitab_Hakim-hakim; Internet; accessed 5 April 2015.

 

[2]Yayasan Lembaga SABDA (YLSA), “Hakim-hakim”, Sabda(2015): [Journal on-line] available from

http://www.bit.net.id/SABDA-Web/Hak/P_Hak1.htm; Internet; accessed 5 April 2015

 

[3]Ellen G. White, Para Nabi dan Bapa, (Bandung: Indonesia Publishing House, 1995). 156.

 

[4]Got Questions Ministries, “Hakim-hakim”, Got Questions: [Journal on-line]; available from http://www.gotquestions.org/Indonesia/kitab-Hakim-Hakim.html; Internet; accessed 12 April 2015.

 

[5]Artikata.com, “Membangkitkan”, Arti kata.com: [Journal on-line]; available from http://www.artikata.com/arti-358971-membangkitkan.html; Internet; accessed 12 April 2015.

[6]Google, raised up, Google Translate: [Journal on-line] available from   https://translate.google.com/#en/id/raised%20up;Internet; accessed 5 april 2015.

[7]Ed. Francis D. Nichol, Seventh day Adventist Bible Commentary (Washington D.C:  Publishing Association, 1997), 319.

 

[8]Spence and Joseph S. Exell, The Pulpit Commentary (Newyork: H.D.M. Funk and Wagnalis Company, 1995),24.

 

[9]F.C. Cook, Barnes Note on The Old and New Testaments  (Michigan: Baker Book House, 1996), 419.

 

[10]Joseph S. Exell, The Biblical Illustrator (Michigan: Baker Book House, 1996)35.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WAHYU 11:3,4

makalah kejadian 4:5 Pemahaman Tuhan mengindahkan Persembahan Habel dan tidak mengindahkan persembahan Kain

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang masalah      Dalam   kejadian 1:1-31; 2:1-20 Tuhan menciptakan Bumi dengan keadaan ...